Archive for the ‘pengalaman’ Category
-
SMAK Karitas III – St Yusup
Hmmm… tidak terasa sudah 1 tahun lebih… aku bekerja di 2 tempat itu… di 2 tempat itu terutama di Karitas… kesabaranku diuji… sangat berbeda apabila dibandingkan dengan di Tropodo dulu… di Tropodo suasana kerja lebih menyenangkan… di Karitas terhibur jika bertemu dengan Ai…:) tapi dalam suasana kerja menyedihkan… berangkat kerja selalu terasa malas… semangat kerja juga tidak ada… banyak faktor yang menyebabkan semua hal ini… Beberapa kali berusaha menguatkan /menghibur diri sendiri agar terus semangat dalam bekerja tetapi tetap susah disana seolah-olah aku bekerja seorang diri tanpa teman…. menghadapi anak-anak yang ‘aktif’ capek… Tetapi tetap bersyukur kepada Tuhan bahwa aku ditempatkan di sana supaya aku bisa merasakan inilah rasanya pengabdian seorang guru… memang tidak gampang menjadi seorang guru…. Di St Yusup masih mending… disana pergaulan antar guru cukup erat… aku senang dengan guru-guru disana… saya cukup berkesan dengan ‘Bos’ Wayan… yang membiarkan aku explore ilmu sampai malam-malam disana dan cukup menghargai hasil kerja saya disana juga gaya kepemimpinannya yang ‘khas’… dan juga ada Pak Harsono(Kepala TU), Pak Tomy (Kepala Sekolah Sore) dan guru-guru lain… walau anak-anak disana tergolong sangat ‘aktif’.
Sekarang di pindah di Frateran… Kesan pertama sangat menyenangkan… aku bisa membangun jaringan lab dari awal… aku juga diberi kebebasan untuk explore Linux… juga ada fasilitas Internet… ini sudah cukup untuk membuatku betah di sekolah…:) belajar… belajar… dan belajar… mumpung masih bisa belajar… terlebih lagi ada beberapa murid yang ingin tahunya tinggi sehingga aku sebagai guru juga menjadi bersemangat untuk mendalami ilmu lebih dalam lagi….
Tetapi berkat menjadi guru di 2 tempat itu… aku menjadi semakin matang dalam mendidik dan mengajar anak-anak. Terima kasih Tuhan
-
Pekerjaan
Aku bosan…. pekerjaanku sekarang kurang menantang…. sudah tidak ada yang dipelajari lagi…:( kerja jadi tidak semangat…. ingin pindah kerja tapi bingung juga mau pindah kemana…. terlalu banyak pertimbangan…. selalu lebih dari 1 pilihan jadi bingung… mau ke Jakarta atau Malang tapi berat juga ninggalin keluarga di sini terlebih lagi saat ini adik di Surabaya:) senang aku… biasanya di kost sendirian… sekarang ada teman… ada yang bantu cuci-cuci dan bersih-bersih:p tapi kamar jadi terlihat penuh…. bingung…. berarti aku harus cari kerja lain di Surabaya… tapi susah juga cari perusahaan yang mau gaji tinggi… sebetulnya disini pun sudah enak…. dalam hal suasana kerja…. kalau dalam hal gaji… untuk seorang guru gajiku lumayan…. tapi kalau dibandingkan teman yang programmer ya standar bahkan lebih rendah dari mereka…. tapi tidak menantang untuk saat ini… sudah bosan…. entah kalau dipindah lagi:p ingin cari suasana baru lagi….
Freddy
-
Karyawan Setia
Keluarga kami dulu pernah memiliki seorang karyawan setia… Dia bekerja kira-kira mulai tahun 1994 – 2006 (12 tahun) orang ini menurut penilaian saya pribadi sangat setia… pekerjaannya serabutan… kadang jadi sopir, kadang jadi kuli, kadang jadi kurir, bahkan jadi tukang pijat saya :p dia kepercayaan keluarga kami kalau saya pribadi sih sudah menganggap dia sebagai keluarga sendiri… saya sangat percaya terhadap dia… terkadang saya juga diajari tentang bagaimana menjalani hidup… tapi tahun lalu dia mengundurkan diri… dia pergi merantau mencari penghasilan yang lebih baik… saya cukup menyayangkan kepergiannya karena orang ini sangat setia… di jaman sekarang ini sangat susah menemukan sosok seperti dia… orang yang jujur… terkadang dia diutus oleh keluarga untuk mengambil uang, jumlah uang yang diambil pun menurut saya jumlahnya cukup besar dan setahu saya dia tidak pernah menggelapkan uang tersebut… Sayang… Semoga dia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik daripada di keluarga kami Amien….
-
Moon
Hari ini aku merasa lega… sedih…
Sudah waktunya.. .:) aku sudah menduga suatu saat hal ini pasti terjadi… karena aku memang tidak pernah berada di sisinya… semenjak dulu… aku selalu sibuk dengan diriku sendiri… mencari kesibukan yang tiada akhir… berusaha melupakan dengan berbagai cara… tetapi tetap terkenang… susah… sampai Snow dulu marah-marah… karena aku tidak bisa melupakan dia… mungkin.. semakin kita berusaha melupakan maka kita akan semakin teringat… sehingga akhirnya karena Snow marah-marah… aku sudah mulai bisa melupakan dan merelakan sehingga sudah tidak terlalu ingat… tapi ya terkadang masih ingat….
Mungkin kami tidak berjodoh… sudah waktunya aku harus merelakan dia…
Gpp
aku bahagia melihatnya tersenyum… walau dengan orang lain… yang bisa kulakukan adalah mendoakan supaya dia bahagia… memang ada penyesalan sih.. kenapa aku tidak bisa ada di sisinya?Dia adalah orang yang membuat diriku berubah, orang yang mendorong diriku untuk menjadi lebih aktif, orang yang selalu mendorong di kala aku mengalami kebimbangan dalam mengambil keputusan, orang yang selalu tersenyum sehingga dengan hanya melihatnya aku bahagia… seolah-olah semua masalah dan beban yang ada di pundakku hilang…. Dia beserta keluarganya mengajarkan kehangatan suatu keluarga… sesuatu yang aku tidak pernah merasakan dari kecil….
Diriku sekarang adalah mimpiku di masa lalu, aku berhasil mewujudkan mimpiku… berkat bantuannya…
Terima kasih Tuhan telah mempertemukan kami, Anugrah terindah dalam hidupku:)
-Freddy-
-
Semester 7
Semester 7 kemarin sangat berat…
Semester dimana aku memutuskan untuk meninggalkan banyak hal… tapi anehnya justru di semester ini aku memperoleh banyak hal yang kurasa lebih berharga dari pada hal-hal yang kutinggalkan
Semester 7, semester dimana aku kehilangan seseorang yang sangat kusayangi… tapi semua itu demi kebaikannya… karena hubungan kami tidak bisa dibilang baik… entahlah… mungkin aku bukan cowok yang baik… tapi di semester ini aku memperoleh teman-teman yang baik… yang aku tidak pernah membayangkan aku bisa mendapatkan teman seperti mereka…. sehingga walaupun semester ini semester terberat tapi berkat bantuan dan dorongan dari teman-teman semua bisa berjalan dengan baik…
Semester 7 ini pula aku menyelesaikan TA setelah mundur 1 semester(aku ambil TA semester 6) akhirnya selesai… semester dimana ada proyek cukup banyak dan berat tapi menyenangkan:) semester yang cukup menantang… walau hasilnya tidak seperti maksimal tapi aku cukup puas dengan hasilnya…
Semester 7, semester dimana aku mengambil sabuk biru, semester dimana aku dimarahi oleh senpei Valen… Aduh… jera aku… DImarahi sebab aku tidak latihan… jadi akibatnya jurusku tidak karuan… aku mempermalukan senpeiku… tapi berkat hal itu… aku kembali disadarkan bahwa tidak ada sesuatu yang instan… jika kita ingin memperoleh sesuatu kita harus memperjuangkannya… Sesuatu itu kita peroleh atau tidak itu tidak penting… yang terpenting bagiku adalah nilai perjuangannya… aku sudah mencoba yang terbaik….
Semester 7, semester dimana aku mendapat penghargaan dari orang-orang di sekelilingku… sehingga aku senang sekali… dari murid-murid… rekan kerja… rekan kuliah dan masih banyak lainnya…
Semester 7 memang semester yang penuh perjuangan… tapi semuanya itu teratasi dengan cukup baik dengan penyertaan Tuhan…
-Freddy-
-
Santo Yusup
Tak terasa kira-kira sudah 8 bulan disana… mulai dari bulan Agustus 2005 sampai pertengahan Maret 2006.
Aku merasakan perasaan yang cukup berat sewaktu meninggalkan SD-SMP Sanyu(Santo Yusup), disana cukup menyenangkan…
Teman-teman kerja… Andi yang menjadi teman “perang”, Bpk Zainul dengan kesederhanaannya, Bu Diana dengan kesabaran dan kelemahlembutannya dan rekan-rekan guru yang lain…
Murid-murid…
ada yang nakal sekali… sampai rasanya ingin kubanting…
ada yang manis…. sehingga membuat kita senang melihatnya…
ada yang bakat pelawak…. setiap kali melihatnya aku selalu tertawa
ada yang pintar… sehingga membuat diriku kagum…
ada yang malas… sehingga main game terus…
ada yang tidak terlalu bisa… sehigga memerlukan kesabaran dalam menghadapinya…Hari-hari menjelang kepergianku diiringi dengan kata-kata “Pak jangan pergi…” aduh… sedih sekali dengar kata-kata seperti itu.. tapi mau bagaimana lagi… keputusan sudah dibuat dan harus dijalankan..
Di Sanyu aku benar-benar merasa memiliki teman… merasa dibutuhkan dan diakui oleh orang lain, senang aku disana…
Memang segala sesuatu sudah diatur oleh Tuhan… dulu pertama kali ditempatkan di Sanyu, aku juga mengeluh… kok aku ditempatkan di Tropodo.. Jauh… tapi ternyata di Sanyu aku ditempa menjadi seorang guru yang baik… hasilnya pun menurut saya cukup memuaskan… dan yang paling penting saya senang disana… Mungkin sekarang aku dipindah juga ada maksud Tuhan dibalik semuanya itu…