Archive for the ‘Renungan’ Category
-
Kecemburan Hati
Beberapa minggu ini saya bingung terhadap salah seorang teman di tempat kerja yang lama, setidaknya saya masih menganggap dia teman, kami pernah bekerja sama kurang lebih 1 tahun, Saya menganggap kerja sama kami cukup baik dan saya cukup senang bekerja sama dengan dia, Aku selalu menganggap dia partner kerja yang baik.
Tetapi selama beberapa waktu saya memang merasa sikapnya agak berbeda, tetapi saya dengan cueknya tetap bekerja seperti biasa dan tidak terlalu menghiraukan perubahan sikapnya, memang harus saya akui bahwa saya orang yang cukup cuek terhadap orang lain, Saya sibuk sendiri dengan pekerjaan saya, dan memang kami berbeda bagian jadi akhir-akhir ini kami jarang komunikasi tapi ketika bertemu kami pun ngobrol biasa seolah-olah tidak ada masalah memang kami jarang ngobrol banyak, Saya tidak pernah tahu yang sebenarnya jika pacar tidak memberitahu bahwa teman saya itu posting sesuatu di facebook dan akhirnya saya membaca status-status yang dia posting dan posting di facebook itu sangat mengganggu buat saya, pertamanya saya masih bisa cuek dan saya sadar kalau saya salah dan berterima kasih telah diingatkan, Saya berusaha untuk berubah perlahan-lahan, berusaha memahami hal yang dia tidak suka tapi lama kelamaan posting nya sangat mengganggu sampai saya heran apa kesalahan yang saya lakukan sehingga dia mengkritisi setiap tindakan buruk saya. Seolah-olah apa pun yang saya lakukan itu buruk. Sampai akhirnya saya blok dia dari daftar teman saya di facebook karena isi dari postingnya.
Saya menyadari bahwa saya mempunyai banyak sekali kelemahan saya berterima kasih kalau ada yang mengingatkan saya, memang seringkali diingatkan orang itu menyakitkan tetapi saya sadar jika ada orang yang mengingatkan kita akan kesalahan yang kita buat orang itu sayang terhadap kita. Tetapi yang dilakukan teman saya ini saya anggap cukup keterlaluan dan saya sampai hari ini bingung dan tidak mengerti kenapa dia bersikap seperti itu saya cuma bisa berdoa kepada Tuhan supaya saya dapat mengubah diri menjadi lebih baik dan teman saya di beri damai sejahtera
-
2009
Tahun 2009 yang telah berlalu adalah tahun yang berat buatku
Tahun dimana aku mulai dipercaya bos untuk mengatur proyek, ada beberapa orang yang meragukan kemampuanku dan berharap bahwa aku akan gagal memang jalan tidaklah semulus itu tapi aku terus berusaha melakukan yang terbaik. Teguran, makian dan hinaan kuterima semuanya dengan lapang dada dan berusaha untuk terus tersenyum
meski kadang terasa capek menghadapinya :pTahun dimana aku belajar untuk lebih mempercayai seseorang, merelakan sesuatu yang penting untukku agar dia menjadi lebih berkembang.
Tahun dimana pengeluaran bulananku bertambah karena kebutuhan keluarga semakin besar.
Tahun dimana aku harus berpisah dengan seseorang yang kucintai demi kebaikan kita berdua. Ini adalah keputusan yang berat sekali.
Tetapi tahun yang 2009 juga tahun yang membuatku mensyukuri banyak hal
Tahun dimana aku bisa membuktikan kepada banyak orang bahwa ternyata aku memang bisa dan mampu untuk mengatur proyek sampai selesai.
Tahun dimana aku senang karena pilihanku tidak salah untuk merelakan sesuatu yang penting untukku karena memang dia menjadi lebih berkembang.
Tahun dimana meski pengeluaran bulananku bertambah penghasilanku juga bertambah
Puji Tuhan karena Dia selalu mencukupkan segala keperluankuTahun 2009 juga dimana aku bertemu dengan seseorang yang memberikan warna baru dalam hidupku
Yang terakhir aku bersyukur masih diberi tubuh yang sehat
-
Kesibukan Bekerja
Sudah lama tidak menulis blog, beberapa bulan ini sibuk sekali… tahun ini saya mulai di beri tanggung jawab 1 proyek yang kebetulan berada di kota kelahiran saya
kota Kediri, senang juga.. karena bisa menyempatkan waktu untuk pulang.. ada banyak pengalaman baru ketika berada di lapangan langsung, Saya masih ingat ketika pertama kali mendampingi teman-teman bekerja, saya dimarahi oleh para pengawas karena ada kesalahan pekerjaan, memang kesalahan itu tidak terlalu fatal sih… tapi itu cukup mengganggu dan mengkhawatirkan perjalanan KA lalu menghadapi sifat para pengawas yang keras sehingga terkadang saya harus adu argumen dengan cukup keras padahal saya ini pecinta damai
lalu jadi sering bolak-balik Surabaya – Kediri padahal dulu jarang sekali keluar kota.Ada banyak sekali perubahan yang terjadi dalam tahun ini, Saya sudah menyesuaikan diri dengan baik dengan kehidupan proyek yang serba spontan dan mendadak,mendadak harus keluar kota, mendadak laporan dikumpulkan, sering sekali lembur, Hmm… semua itu proses kehidupan, jadi secara tidak sadar kurasa aku mulai menikmati semuanya ini
jika aku mengingat suasana kerja ketika masih menjadi guru atau melihat teman-teman yang bekerja dalam perusahaan “normal” yang masuk kerja jam 08.00 s/d 17.00 dan hari Sabtu – Minggu libur, terasa sangat berbeda sekali dengan diriku ini… beberapa minggu ini saya sering kali masuk kerja jam 08.00 – 09.00 lalu pulang kerja jam 21.00 – 23.00 bahkan kadang sampai pagi, hari Sabtu – Minggu masih masuk kerja, jarang sekali libur… tahun pertama terasa sangat berat karena proses belajar dan penyesuaian diri, yang terpenting adalah belajar menikmati segala sesuatu
Ketika dulu masih kecil terasa mudah sekali untuk membedakan mana hal yang baik dan buruk, tapi ketika kita berada dalam dunia yang terdapat berbagai macam orang hal ini menjadi sulit sekali, yang benar itu bisa menjadi salah dan yang salah bisa menjadi benar, aku banyak berbuat kesalahan dalam tahun ini tapi aku terus berusaha memperbaiki kesalahan yang kubuat walau tidak semua kesalahan aku bisa perbaiki tapi aku akan terus belajar memperbaikinya… Saya bersyukur kepada Tuhan masih ada teman-teman yang mengingatkan mengenai mana hal yang baik dan buruk, sehingga saya bisa belajar akan kesalahan saya…
Dalam pekerjaan ini saya dipercaya bos memegang uang kas yang jumlah nya menurut saya cukup banyak, yang jelas lebih besar daripada gaji saya sendiri
hal ini kadang menjadikan saya kurang bersyukur tapi itu malah menjadikan kepala saya sakit
ketika saya mulai mensyukuri apa yang ada, kepala menjadi lebih ringan… jika itu memang menjadi milik kita pasti tidak akan lari kemana-mana, mungkin belum waktuNya saja…
Yang jelas aku merasa bahwa tahun ini sudah lebih baik dari pada tahun lalu
-
Que Sera Sera
When I was just a little girl,
I asked my mother, “What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?”
Here’s what she said to me:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”When I was just a child in school,
I asked my teacher, “What will I try?
Should I paint pictures?
Should I sing songs?”
This was her wise reply:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”When I grew up and fell in love,
I asked my sweetheart, “What lies ahead?
Will we have rainbows
Day after day?”
Here’s what my sweetheart said:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.”Now I have children of my own.
They ask their mother, “What will I be?
Will I be handsome?
Will I be rich?”
I tell them tenderly:
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future’s not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be.
Que sera, sera!”written by Jay Livingston and Ray Evans
-
Hidup ini adalah pilihan
Semasa kecil sampai dengan lulus SMP mayoritas kehidupan saya sudah diatur dan disiapkan oleh mama… mau masuk sekolah, mama yang atur semuanya, mau pakai baju juga mama yang pilihkan,makan semua terserah sama mama yang masak, mau pergi ke mana-mana juga sama mama, enak juga kalo ingat masa-masa dulu… apa-apa mama… yah.. bisa dibilang dulu tu aku anak mama banget :p dan saya sangat menikmati masa-masa itu… tinggal menjalani aja… tidak banyak keputusan yang kuambil.
SMA tempat aku bersekolah itu adalah pilihanku sendiri,senang kalau hidup sesuai dengan pilihan kita, sekolah jadi lebih menyenangkan, mau pilih kegiatan apa… mau dekati cewek yang mana… hehehe menyenangkan… walau terkadang menyakitkan… tapi itulah proses hidup… ketika kuliah pun juga demikian… aku memilih sendiri jurusan dan tempat kuliah, dengan pertimbangan dari orang sekitar juga sih… kuliah yang menyenangkan
walau kadang juga mengalami banyak masalah… tapi semua bisa dilalui dengan baik berkat pertolongan Tuhan, keluarga dan teman-teman…Pilihan mulai susah ketika sudah lulus dari Kuliah… saya mau kerja apa? kebetulan saya sebelum lulus kuliah sudah kerja jadi guru jadi agak malas untuk mencari pekerjaan lain, menjadi guru itu adalah pekerjaan yang “damai” walau ada juga murid yang menjengkelkan.. tapi secara keseluruhan itu adalah pekerjaan yang menyenangkan…
dulu sempat berkeinginan bekerja di Jakarta, ketika kesempatan itu datang, saya tidak bisa mengambilnya karena ada banyak pertimbangan lain yang membuat saya berfikir bahwa saya lebih baik berada di Surabaya demi kepentingan yang lebih besar, nah disini saya mulai memahami bahwa terkadang hidup itu tidak bisa berjalan selalu seperti yang kita inginkan…Alangkah senangnya kalau kita bisa melakukan hal-hal yang kita senangi, tetapi kita di dunia ini tidak pernah hidup sendiri, selalu ada teman dan keluarga di sekeliling kita… hal inilah yang membuat terkadang kita tidak bisa melakukan hal yang kita senangi… suatu pilihan diambil berdasarkan kondisi-kondisi tersebut… demi kepentingan yang lebih besar… terkadang Tuhan juga mengatur kehidupan kita sedemikian rupa tanpa kita sadari… terkadang sering nostalgia bersama seorang teman dan berkata : “Dulu tak pernah terbayangkan oleh kita kalau kita bisa hidup seperti saat ini”
Pilihan itu akan selalu ada di dalam hidup kita, ada pilihan yang mudah diambil seperti hari ini mau makan apa… itu pilihan yang gampang sekali..
tinggal ke warung pilih menu nya… kalau tidak suka bisa keluar cari warung yang lain… tapi ada juga pilihan yang cukup susah diambil yang membuat kita bingung untuk mengambil keputusan seperti memilih pasangan hidup, jika saya bingung mengambil keputusan yang saya lakukan adalah mencari teman bicara, sekedar cerita untuk meringankan beban di kepala atau meminta pertimbangan, kalau sudah menghadapi jalan buntu yang kulakukan hanya berdoa minta petunjuk kepada Tuhan dan terus menghadapi masalah tersebut walau kadang menyakitkan… -
Dijalani saja :)
2 minggu lalu (23 November 2008) saya di suruh bos untuk melakukan survey lokasi yang jauhnya kurang lebih 16 km bersama 3 orang teman… kami mulai berjalan dari pukul 09.00 sampai pukul 17.00,
lumayan capek… kami sempat berhenti beberapa kali di warung untuk melepas lelah walaupun capek kami tetap memaksakan jalan agar selesai 1 hari, bos sebetulnya menjadwalkan 2 hari tapi kalau semakin cepat kan semakin baik
Perjalanan ini walaupun capek tapi tidak seberapa di bandingkan dulu ketika masih aktif ikut karate dan MENWA, dulu untuk naik sabuk ada ujian lari, dimana kita harus berlari semalaman keliling Surabaya, lalu masa-masa pendidikan di MENWA yang diuji fisik dan metal, walau tidak seberat latihan militer yang sesungguhnya tapi ya lumayan
masa-masa itu benar-benar menyenangkan… melakukan sesuatu yang aku suka… tidak mengeluh menghadapi apa pun terus dijalani saja….Walaupun pekerjaan seberat apa pun, ya dijalani saja…
kalau cuma dipikir ya ndak selesai-selesai :p -
Catur
Salah satu hobiku di kala waktu senggang adalah bermain catur… Semenjak kecil aku sudah mengenal permainan ini tapi biasa saja… tidak terlalu suka… baru mulai agak mendalami ketika kuliah karena kebetulan aja ada suatu event….
Banyak hal yang aku bisa pelajari dari permainan catur, salah satunya menghitung beberapa langkah kita ke depan dan membaca gerakan lawan, jika kita gerak A apakah reaksi lawan kita… hal ini cukup menyenangkan… dan siapapun yang bisa memperkirakan langkah lawan adalah pemenangnya… tetapi sepandai-pandainya orang bermain catur… pasti dia pernah kalah… karena terkadang ada sesuatu yang di luar perhitungan kita… demikian juga dalam kehidupan aku suka menganalisa permasalahan-permasalahan yang saya hadapi saya biasa memperkirakan sikap orang-orang di lingkuangan saya dan apa yang harus saya perbuat, saya terus belajar dari kesalahan yang pernah saya perbuat terus dan terus belajar… mengejar kesempurnaan hidup tetapi meskipun sepandai-pandainya aku memperkirakan langkah-langkah terkadang ada sesuatu yang di luar dugaanku, Hal ini membuatku teringat akan kata-kata “Manusia boleh berencana tapi Tuhan yang menentukan” ketika ada seusatu hal yang di luar dugaan apa yang bisa kulakukan? tidak ada…:) ironis memang… tapi memang tidak ada seusatu pun yng aku bisa lakukan… tidak ada… tidak ada…. sebab inilah yang merupakan keterbatasan manusia… satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah pasrah kepada Tuhan dan berdoa agar masalah ini cepat ditemukan jawabannya…
Tuhan adalah kekuatanku
-
Kesendirian
Ketika aku menghadapi masalah
Aku selalu merasa sendiri…
Merasa sepi…Ketika aku melihat samping kiri-kananku
Aku tidak melihat siapa pun
Tanpa teman…Tetapi ketika aku menoleh ke belakang
Aku melihat banyak sekali orang
Orang yang mendukung dan berdoa supaya aku berhasil…Ketika aku mendongak ke atas
Aku juga melihat penyertaan Tuhan
Yang senantiasa selalu melindungi kemana pun aku berjalanSeringkali aku lupa… bahwa dukungan orang tersayang dan
penyertaan Tuhan sangatlah penting dalam hidup-ku walau aku
menghadapi masalah seorang diri
tapi sebetulnya aku tidak pernah sendiri….Sendiri tapi tidak sendiri…
-
Kerja-kuliah
Pagi, bangun pagi kemudian berangkat kerja…
Sore, berangkat kuliah…
Malam, ngerjain tugas kuliah kalau tidak capek… kalau capek ya tidur….:)Waktu terasa begitu cepat berlalu…
Seolah-olah setelah hari Senin adalah hari Senin lagi…Kehilangan banyak hal…
Waktu main…
Teman…
Pacar…
Dan masih banyak lagi…Berat…
Berat sekali menjalani hal iniTapi… di balik penderitaan itu ada suatu pelajaran bahwa waktu itu sangatlah berharga… kita bisa(baca:terpaksa) belajar mengatur waktu karena kalau tidak kita akan hancur… entah kehilangan pekerjaan, kuliah tidak lulus-lulus… atau bahkan kehilangan dua-duanya
Kita juga harus memiliki suatu tujuan/alasan yang kuat, Untuk apa kita melakukan semua ini? jika tujuan/alasan kita lemah maka kita akan cepat menyerah dalam menjalani semua ini.
Ada kalanya… meskipun tujuan/alasan kita kuat… ada suatu waktu dimana kita capek menghadapi semua ini, Di saat itulah kita harus meminta pertolongan pada Tuhan agar Tuhan senantiasa memberikan
kekuatan untuk menghadapi semua ini… karena percayalah Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya dalam kesusahan, Tuhan pasti akan menolong di saat yang tepat dan pertolongan-Nya tidak akan pernah terlambatTuhan adalah Kekuatanku…
-Freddy-