-
Belajar Bersyukur (lagi)
Dulu ketika masih kuliah saya oleh orang tua hanya diberi uang Rp 750.000/bulan,
Pengeluaran bulanan :
Kost 260.000
Makan 180.000 (@3000, 2x dalam 1 hari)
Pulsa 50.000
Bensin 50.000
Lain-lain 100.000
Sisa Uang 110.000 itu dipakai untuk cadangan kalau sewaktu-waktu butuh apa-apa, kalau tidak ada apa-apa ya masuk tabungan…Uang 750.000/bln dulu saya sudah bisa mensyukuri hidup ini karena sudah bisa hidup di kota Surabaya ini tapi sekarang dengan gaji lebih dari 1jt/bln rasanya kok susah sekali… akhirnya bulan ini mencoba lagi untuk mengencangkan ikat pinggang, kalau seperti ini terus akan susah untuk nabung demi masa depan akhirnya bulan Februari ini mencoba lagi… di dalam atm, saya hanya menyisakan uang 400.000, di dompet ada uang sekitar 200.000, Hmm… perjuangan cukup berat… menahan keinginan untuk membeli barang itu sekarang lebih susah, dulu alasan untuk tidak membeli barang-barang dikarenakan tidak punya uang untuk membeli barang tersebut, nah sekarang sudah punya uang jadi hati ini gampang sekali tergoda padahal barang itu tidak terlalu penting…
Satu bulan ini mencoba tidak belanja aneh-aneh… memikirkan cara bagaimana untuk meminimkan pengeluaran dan menambah penghasilan, susah… tapi akhirnya bisa juga… walau beberapa hari ini jadi boros lagi… karena melihat sisa uang di dompet
kemaren kan gajian… Yah belajar mensyukuri rejeki yang dikasih oleh Tuhan… -
Kerja Otot dan Kerja Otak
Pada saat ini saya bekerja di bidang usaha konstruksi jalan kereta api, yang proyek utama kami mengganti bantalan kayu menjadi bantalan beton, lingkungan yang cukup berbeda dengan latar belakang pendidikan saya dan tempat kerja saya yang lama yang mayoritas bekerja dengan Otak, Masa-masa tidak ada proyek seperti yang kami alami ini menjadi masa yang cukup berat bagi pekerja kasar atau yang bekerja menggunakan otot, karena pendapatan mereka menurun hampir 1/2 bahkan lebih! karena sudah tidak ada tambahan-tambahan dari lapangan, tapi yang menjadi perhatian saya adalah mereka meminta kenaikan gaji, di kantor mengeluh terus… bikin kepala saya tambah pusing…
Saya sempat berbicara cukup panjang dengan perwakilan bos mengenai masalah ini, para pekerja otot merasa bahwa merekalah yang membuat proyek ini berjalan dengan baik bahwa berkat merekalah bos dapat uang yang banyak dan seharusnya bos memberi imbalan mereka lebih besar, tapi perwakilan bos ini dengan bagus memberi jawaban kepada saya dengan memberikan contoh di perusahaan lain.
Dalam perusahaan X terdapat banyak sekali insiyur, para insiyur ini membuat suatu desain mengenai sebuah rangkaian setelah jadi kemudian gambar tersebut dibawa ke bagian produksi untuk diproduksi setelah komponen-komponennya di produksi kemudian dibawa ke bagian perakitan untuk dirakit tiap-tiap komponennya… nah dia bertanya sama saya, manakah menurutmu yang pantas dihargai lebih tinggi? ya saya jawab bagian perencanaan, Dia berusaha menggambarkan bahwa memang sudah sewajarnya kalau kerja otak itu dihargai lebih daripada kerja otot.
Memang betul bahwa di dalam perusahaan kami semua itu berhubungan… tanpa pekerja-pekerja kasar tidak mungkin kami bisa menyelesaikan proyek dengan baik tapi tanpa arahan dan gambar yang baik dari perencana tidak mungkin juga proyek itu berjalan dengan baik. tapi terkadang kasihan jika melihat para pekerja kasar tersebut, ada banyak memang mereka yang tidak terlalu pintar tapi ada beberapa saya melihat mereka cukup cerdas tapi karena latar belakang pendidikan yang kurang sehingga mereka harus bekerja menggunakan otot, saya terkadang juga merasa prihatin dan merasa tidak enak dengan beberapa teman di kantor dikarenakan usia saya, Saat ini saya masih berusia 24 tahun sedangkan saya harus memimpin atau mengatur orang-orang yang jauh lebih tua daripada saya… tapi hanya dikarenakan latar belakang pendidikan bisa terjadi kesenjangan semacam ini. Untungnya semua bisa berjalan dengan baik di kantor, saya berusaha menghormati senioritas mereka dan mereka balas menghormati saya.
-
Pentingnya sebuah mimpi
Beberapa hari yang lalu saya diingatkan oleh teman kantor, dia berkata : “Kita harus memiliki mimpi yang besar, tidak ada salahnya bermimpi, mimpi kan tidak bayar alias gratis
” kupikir-pikir itu betul juga… lalu tadi pagi aku ingin download blender (pengganti 3DsMax) buat desain rumah
aku cerita ke beberapa teman kantor, ada 1 orang yang bertanya untuk apa software tersebut, kemudian saya jawab untuk mendesain rumah yang saya inginkan
dia tertawa dan berkata “Untuk apa? keinginan manusia selalu berubah-ubah, nanti kalau kamu punya uang banyak pasti pikirannya lain, model rumah juga terus berubah ” ya saya jawab : “Saya ingin mempersiapkan rumah yang saya inginkan mulai dari sekarang.. kan tidak ada salahnya kalau bermimpi kemudian mendesain rumah yang saya impikan”Saya jadi teringat dulu semasa awal-awal masuk kuliah, Saya pernah mengikuti seminar motivasi, dalam seminar tersebut kami diminta untuk menuliskan target Ip yang ingin kami capai dalam semester itu
saya menulis 3,75 dan ternyata di akhir semester I saya mendapatkan Ip 3.7 -
IMLEK 2560
Hari minggu(25-1-2008) saya pulang ke Kediri, terakhir pulang Natal tahun 2007 jadi kurang lebih sudah 1 tahun tidak pulang ke Kediri, sesampai di kota Kediri dalam perjalanan ke rumah saya melihat ada cukup banyak bangunan baru dan tempat-tempat hiburan baru, sesampai di rumah, terasa perbedaannya, saya pernah tinggal di rumah itu selama kurang lebih 8 tahun, tahun demi tahun semenjak saya pergi kuliah di Surabaya suasana rumah terus berubah, terlebih lagi semenjak nenek tiada tahun 2003 yang lalu, pertama-tama tidak terasa apa pun, tapi tahun demi tahun terlewati kematian nenek sudah membawa perubahan yang cukup besar terhadap keluarga kami, tapi saya senang sudah pulang
Setelah sampai rumah, saya langsung menemui kakek, terlihat kurus sekali di mataku, padahal semasa kecil kakek cukup berwibawa dan di rumah ini tidak ada satu pun orang yang berani terhadap dia, tapi sekarang di usianya yang akan memasuki 80 tahun terlihat berbeda, tidak lama om dan anaknya yang berusia 5 tahun datang
Saya tidak tahu namanya siapa… hanya kami memanggilnya “meme” yang berarti adik kecil(perempuan) dalam bahasa Cina, Senangnya melihat meme.. main kesana kemari.. rasanya melihat senyumnya itu memberikan matahari dalam kehidupanku yang terkadang terasa gelap dan dingin, senang aja
kata papa nya anak itu sangat pemalu dan tertutup terhadap orang lain, tapi terhadap aku tidak tuh
selama beberapa jam aku menemani meme bermain keliling-keliling rumah.Setelah itu saya pergi menemui teman lama, antar dia kerja di Sri Ratu sekalian saya lihat-lihat Kediri Mall yang baru diresmikan Desember lalu, bagus
tidak menyangka bahwa kotaku akan maju secepat ini, kebetulan juga waktu jalan-jalan saya bertemu dengan teman lama yang lain juga, rasanya kangen sekali dengan teman-teman lama, semenjak kuliah di Surabaya, aku kehilangan kontak dengan teman-teman di Kediri, padahal mayoritas dari teman-temanku kuliah di Surabaya, yah.. maklum dulu waktu kuliah di STIKOM aktif dalam beberapa kegiatan jadi waktu habis untuk kuliah dan kegiatan kampus, jarang main ke kampus-kampus lain
Malam itu ada om yang datang beserta keluarganya datang, senang
sudah lama tidak kumpul seperti ini… rasanya sudah lama sekali… tidak ketemu keluarga… senang rasanya kumpul-kumpul seperti ini… menjalankan aktivitas rutin ketika Imlek…
berkunjung ke tempat keluarga, bertemu keluarga, senang
-
Mengurangi Stress
Selama tahun 2008 yang lalu saya tidur di kantor supaya lebih efisien dalam bekerja,, tak perlu bangun pagi-pagi sekali untuk berangkat kerja, bisa tidur lebih lama
mengurangi ongkos bensin dan kost, maklum perantauan
tapi tahun 2008 yang lalu adalah tahun yang cukup berat, tekanan dari bos cukup besar, saya merasa beban pekerjaan terlalu berat dan serasa tidak ada habis-habisnya, tidur di kantor membuat pikiran tidak bisa lepas dari pekerjaan, lembur hampir tiap hari (lembur terus menerus itu tidak sehat!) jarang mendapat libur, kerja terus
Akhirnya di tahun 2009 saya memutuskan untuk pindah kost, setelah beberapa minggu di jalani ternyata pikiran jauh lebih segar… dulu ketika bangun pagi terasa begitu berat… sekarang menjadi lebih bersemangat… karena setelah pulang ke kost tidak lagi memikirkan pekerjaan di kantor, ngobrol dengan saudara, main game, telpon pacar dll, itu menyenangkan
Tahun 2009 ini sebetulnya saya sudah memutuskan untuk keluar dari pekerjaan ini dan mencoba usaha sendiri dikarenakan beban pekerjaan di tempat ini saya merasa terlalu berat, saya mencoba dan terus bertahan selama proyek masih berjalan, saya berusaha untuk menyelesaikan semua tanggung jawab saya baru saya mengundurkan diri dan proyek berakhir tepat pada akhir tahun 2008, sehingga saya memutuskan untuk mengundurkan diri bulan Februari, tapi rencana ini batal dikarenakan banyak orang yang menasehati bahwa usaha sendiri tidak mudah dan saya masih ada tanggungan orang tua, tapi niat untuk keluar dari pekerjaan ini tetap ada, keluar lalu mencari pekerjaan di tempat lain… tapi akhirnya saya bisa berbicara dengan bos dan menyampaikan semua keluhan saya dan semuaberjalan dengan baik
saya senang bos juga senang, dan akhirnya saya tidak jadi keluar dari pekerjaan ini. Sebetulnya saya sudah semenjak bulan November berusaha ajak bicara bos masalah beban pekerjaan saya tapi beliau terlihat begitu sibuk dan tidak ada waktu untukku… yah… hal ini jadi suatu pelajaran berharga buat aku sendiri bahwa komunikasi dengan rekan kerja itu sangat penting. Setelah komunikasi berjalan dengan baik, baru saya bisa menerapkan hal-hal di bawah ini.Tahun 2009 ini juga mencoba sesuatu yang berbeda, mencoba menerapkan posting saya yang lalu, mencoba belajar mempercayai orang lain, awal memang terasa berat tapi proses ini sudah berjalan beberapa bulan, tapi agak susah juga karena saya bukan tipe orang yang suka memerintah orang, kalau bisa sih kukerjakan semuanya
lebih enak kukerjakan sendiri, lebih cepat daripada dikerjakan orang lain, tapi aku harus menyadari bahwa aku punya keterbatasan tidak bisa semua hal aku kerjakan sendirian, aku masih butuh orang lain, langkah yang saya lakukan adalah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada rekan kerja, juga berusaha untuk tidak ikut campur
(kadang kesal juga kerja mereka kerja seharian kok tidak selesai-selesai ) memberi mereka target waktu dan menyempatkan untuk memeriksa hasil pekerjaan mereka dan itu cukup berhasil
saya merasa beban pekerjaan saya jauh lebih ringan…- Pemisahan antara kantor dan rumah itu sangat penting, Jangan membawa masalah kantor ke rumah dan sebaliknya jangan membawa masalah rumah ke kantor.
- Lakukan hal-hal yang menyenangkan menurut kamu dan bukan menurut orang lain, main game, ngobrol dengan saudara/teman, baca buku, dengar musik, olah raga, dll.
- Jika kita merasa tidak nyaman dengan pekerjaan kita saat ini coba dikomunikasikan dengan atasan, mencari solusi bersama-sama biar tercapai win-win solution jika sudah tidak bisa ya jangan dipaksakan, jangan ragu untuk keluar dari pekerjaan dan mencari pekerjaan lain.
- Belajar percaya dengan orang lain walau terkadang itu susah, tapi saya pernah baca buku (lupa judulnya
) penulisnya menuliskan bahwa kerja sama itu tidak seperti matematika 1+1 = 2 dan bisa diumpamakan seperti jembatan kayu, jika semisal 1 batang kayu mampu menahan beban 25 kg, maka 10 batang kayu bukan mampu menahan beban 250 kg tapi bisa lebih… masalah pembuktian hal ini silahkan didiskusikan pada ahli jembatan
)
-
Polygon Xtrada
Tanggal 30 Desember 2008, saya akhirnya memutuskan untuk membeli sepeda polygon xtrada
akhirnya… setelah beberapa bulan keinginan tercapai… tanggal 5-1-2009 sepeda tersebut diantar… tapi saya sedikit kecewa dengan roda link Waru
dikarenakan tidak ada standard yang digunakan untuk menopang sepeda kemudian tidak ada bonus botol air minum juga saya tidak mendapat kalendar 2009, sebetulnya sih tidak ada artinya.. beli sendiri juga tidak masalah… tapi merasa kecewa juga…Untuk sepedanya tidak ada masalah
kondisi bagus… Cuma selama ini kan terbiasa naik Yamaha Vi-Xion jadi pertama kali naik terasa sedikit aneh… terasa begitu ringan dan kecil, saya naik sepeda terakhir kali mungkin tahun 1999 sudah 9 tahun lamanya tidak naik sepeda lagi..Test drive saya lakukan sore harinya seusai jam kerja, keluar cari makan… kok terasa ya…
kok sudah ngos-ngosan ya padahal jarak tempat makan mungkin hanya sekitar 1,5 km… memang saya harus akui badan saya bertambah gemuk akhir-akhir ini dan juga sudah tidak aktif olah raga seperti dulu… jadi performa fisik jauh menurun dibanding dulu ketika saya masih aktif olah raga…Demi kesehatan
-
Kesetiaan
Beberapa hari yang lalu ada seorang teman lama sms, seorang wanita yang cukup berarti dalam hidupku… aku senang kita bisa berhubungan kembali
tapi saat ini saya sudah ada seorang pacar yang saya cintai… setelah beberapa kali balas sms kemudian saya telpon.. kami ngobrol sekitar 2 jam… menyenangkan
rasanya ingin memutar waktu kembali ke masa SMA dulu… masa-masa di mana kami dulu dekat… tapi dulu ada batu besar yang menghalangi hubungan kita… akhirnya jadi lagu Yang terlewatkan – Sheila On 7Dalam kehidupan ini banyak sekali godaan… salah satunya ya ini… saya sudah punya pacar… datanglah godaan untuk kembali lagi mendekati teman lama ini… tapi saya mencoba berfikir panjang… tidak baik menyakiti hati seseorang… sebetulnya kalau pun saya selingkuh pacar pun tidak akan tahu… tapi saya punya prinsip “Jika kita tidak menyukai sesuatu ya jangan kita perbuat” semisal saya tidak suka dibohongi maka saya tidak akan membohongi orang lain…
Menjaga kesetiaan kita terhadap seseorang gampang-gampang susah… dibilang gampang ya gampang, dibilang susah ya susah, tapi saat ini saya tidak punya alasan untuk tidak setia…
saat ini saya bahagia dengan pacar… saya ini petualang cinta… beberapa kali pacaran… pernah juga pacaran tidak bahagia… tapi saya berusaha untuk tetap setia… susah… sempat tergoda juga… ada cewek lain yang “terlihat” lebih cantik, lebih baik dari pada pacar waktu itu… sms an, telpon… main ke rumahnya… menurut saya pacaran kan tidak berarti kita tidak boleh berhubungan dengan orang lain… pokoknya tidak berlebihan… tapi itu tidak pernah berlangsung lama… saya lebih memilih menyelesaikan masalah diantara kami dulu… kalau beres ya terus… kalau tidak bisa ya putus… nah… baru kalau setelah putus saya dekati orang lain… tapi saya selalu berusaha untuk jujur… saya beritahu apa ada nya ke pacar… sms juga tidak saya hapus… pergi ke rumah cewek lain pun cerita.. hampir segala hal saya ceritakan…Menurut saya inti dari hubungan yang sukses ada keterbukaan, kejujuran dan berusaha saling mengerti kelebihan dan kekurang dari pasangan kita( no body perfect) tapi memang terkadang ada hal-hal lain di luar yang bisa mengakibatkan hubungan putus… mungkin orang tua seperti di sinetron-sinetron itu…
hal yang menurut kita baik belum tentu baik oleh orang lain… ini juga bisa menyebabkan hubungan putus
entahlah hubungan manusia tu cukup rumit…Yah… Jika memutuskan pacar kita karena melihat cewek lain yang lebih cantik, lebih baik, lebih putih, lebih-lebih lainnya… tidak akan pernah selesai… selalu ada cewek lain yang lebih baik… no body perfect… lebih baik berusaha mempertahankan apa yang ada… jika sudah tidak bisa baru cari yang lain… mumpung masih pacaran… kalau sudah menikah ya harus tetap setia dengan pasangan kita…
-
Pantai Balekambang
Hari pertama liburan (24-12-2008) kemaren pergi sama pacar ke pantai Balekambang, Dulu ketika SMP pernah 1 kali kesana bersama-sama teman-teman gereja tapi itu sudah lama sekali… kurang lebih 8-10 tahun lalu.. dan waktu itu naik mobil… jadi saya tidak tahu jalan menuju kesana… baru malam sehari sebelum berangkat tanya teman arahnya.. tapi juga tidak ada gambaran seperti apa pun juga… saya berangkat dari kantor jam 7 pagi ke rumah pacar kami berangkat sekitar pukul 08.30 menuju Malang sampai di Singosari, kebetulan bos ada proyek di Malang jadi kami dikontrakkan rumah di daerah Singosari, sampai di kontrakan sekitar jam 10.00 lalu ketiduran sampai jam 10.30Kami mampir ke Alfa mart sebentar untuk beli makanan dan minuman sambil tanya sama pegawai Alfa Mart untuk lebih jelasnya dan kami berangkat… perjalanan cukup berat karena di tengah jalan hujan jadi suhunya lumayan dingin… disertai kebingungan juga… tapi jalan terus aja… jalannya berliku-liku… sampai lokasi sekitar jam 14.00 perjalanan kurang lebih 3 jam… lumayan…
Setelah sampai lokasi rasanya senang
tempatnya memang bagus… sepi… tidak banyak pengunjung dan tampaknya tidak terlalu terurus… mungkin dikarenakan jalan akses ke lokasi yang cukup susah sehingga tidak banyak pengunjung… kami di sana sampai jam 15.30Setelah itu kami kembali pulang ke Surabaya, capek tapi senang
perjalanan memakan waktu 5-6 jam dari Surabaya ke Balekambang -
Dijalani saja :)
2 minggu lalu (23 November 2008) saya di suruh bos untuk melakukan survey lokasi yang jauhnya kurang lebih 16 km bersama 3 orang teman… kami mulai berjalan dari pukul 09.00 sampai pukul 17.00,
lumayan capek… kami sempat berhenti beberapa kali di warung untuk melepas lelah walaupun capek kami tetap memaksakan jalan agar selesai 1 hari, bos sebetulnya menjadwalkan 2 hari tapi kalau semakin cepat kan semakin baik
Perjalanan ini walaupun capek tapi tidak seberapa di bandingkan dulu ketika masih aktif ikut karate dan MENWA, dulu untuk naik sabuk ada ujian lari, dimana kita harus berlari semalaman keliling Surabaya, lalu masa-masa pendidikan di MENWA yang diuji fisik dan metal, walau tidak seberat latihan militer yang sesungguhnya tapi ya lumayan
masa-masa itu benar-benar menyenangkan… melakukan sesuatu yang aku suka… tidak mengeluh menghadapi apa pun terus dijalani saja….Walaupun pekerjaan seberat apa pun, ya dijalani saja…
kalau cuma dipikir ya ndak selesai-selesai :p -
Apakah lebih pintar dan lebih cepat cukup?
Beberapa waktu ini kerjaan semakin lama semakin banyak… saya jadi berfikir… apakah diriku ini kurang pintar? atau kerjaku kurang cepat? sempat stress juga memikirkan pertanyaan ini… lalu saya jalan-jalan ke toko buku untuk melihat-lihat buku… secara tidak sengaja melihat buku “The Best of Chinese Wisdoms” karangan LEMAN, sudah beberapa waktu mengincar buku ini… tapi agak malas mau beli buku baru lagi… karena buku di rumah belum selesai baca… tapi secara tidak sengaja buka-buka kemudian baca bagian tengah dari buku ini, bagian 22 dengan judul “Keberanian membabi buta”
Bagian ini bercerita bahw Liu Bang yang telah menjadi kaisar dinasti Han mengemukakan bahwa secara kualitas dia kalah jauh di bandingkan Xiang Yu… tetapi dia menekankan pentingnya menggunakan orang dengan benar… dia bisa menempatkan orang yang benar di tempat yang tepat, jadi teringat slogan PSDM di STIKOM dulu “Right men in the right place”.
Zhang Liang untuk memformulasikan strategidan memproyeksikan hal-hal yang jauh ke depan. Memanfaatkan kecerdikan dan kemampuan Han XIn dalam memimpin ratusan ribu pasukan di medan perang. MEmanfaatkan Xiao He dalam hal pemerintahan, perencanaan dan menjaga perbekalan dan juga memanfaatkan Cheng Pin yang ahli adu domba
Xiang Yu bisa kalah karena hanya mengandalkan keahlian dan keberaniannya sendiri…
Nice book…
yah… akhir ceritanya saya membeli buku itu…